Ini

/
0 Comments

Kamu sangat berarti, Istimewa dihati selamanya rasa ini..
Jika Tua nanti kita tlah hidup masing-masing.
Ingatlah hari ini..

Kawan? Pernahkah terlintas di pikiranmu, apa yang dulu kita lakukan? Apa yang dulu kita rasakan? Selalu bersama, bersama dalam suka dan duka?
Kawan? Pernahkan Kau bayangkan? Kehadiranku dulu di dalam hidupmu? Keberadaan ku dulu yang sempat mengisi hari-hari mu?
Kawan? Pernahkan kau coba? Menghapus apa yang telah Kita ukir? Mengabaikan apa yang dulu ada diantara kita?
Dan kawan? Pernahkan Kau angankan? Semua itu akan kembali lagi?

Ternyata takdir mempertemukan kita, ini, hari ini Aku melihatmu lagi, melihat senyummu yang menyejukkan hati, mendengar suaramu yang menenangkan kalbu, merasakan halus dari kulitmu yang sungguh begitu. Takdir ini menghantarkanku untuk mengurai kembali kenangan-kenangan itu,..

Kawan, Aku menyadari, hal-hal yang dulu indah, jika ada lagi takkan mungkin menghasilkan rasa yang sama. Tapi kenapa tidak kita coba? Menemukan hal-hal yang lebih indah, yang lebih baru, yang akan menciptakan banyak sekali keceriaan dan kebahagiaan dalam hidup kita?

Kawan, selalu Aku tawarkan permulaan untukmu, karena jika kita harus melanjutkan apa yang sudah kita jalani, apa yang takdir sudah gariskan, itu pasti akan terasa pilu. Itu pasti akan terasa ngilu. Melanjutkan apa yang telah melukai hati dan pikiran kita, meneruskan apa yang telah kau alamj dan telah aku turuti.

Kawan, kata maaf tak henti-hentinya Aku ucapkan, dan tak henti-hentinya Aku berikan. Agar kau mau menerima apa yang Aku tawarkan. Agar kau mau mengerti apa yang Aku rasakan hingga saat ini.

Ini, disini aku bisa, disini aku mampu menorehkan, melukiskan kata-kata yang tidak sempat dan tidak mungkin akan kuungkap dari kelunya bibirku yang selalu menyakitimu. Dari kelunya hatiku yang terluka karena melukai hatimu.

Ini, kau harus tau, .. Takkan terhenti dan takkan berhenti rasa ini. Selagi masih ada garis Tuhan yang mengingatkanku tentang dirimu dan tentang kita.

#Senandung rindu yang menggebu, terkadang terurai dalam sebuah lagu, bahkan terkadang terlukis dalam bentuk puisi yang sedikit puitis.

Aku, ilalang yang masih memberikan kesejukan!



You may also like

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.